• AYO SEGERA DAFTAR MENJADI ANGGOTA KOPERASI KOSAI... AJAK REKAN KERJA LAINNYA... DAPATKAN KEMUDAHAN TRANSAKSI, KEMUDAHAN REGISTRASI DAN CEK DATA-DATA ANDA.. KLIK MENU PENDAFTARAN KLIK DAFTAR ONLINE ISI DATA DAN KIRIM DATA
Beranda » Blog » Tips mengamankan akun telegram

Tips mengamankan akun telegram

Diposting pada 16 Mei 2023 oleh yusup.hidayat / Dilihat: 1.212 kali / Kategori:

Seperti WhatsApp dan aplikasi perpesanan atau media sosial lain, Telegram juga memiliki sejumlah fitur untuk meningkatkan keamanan akun pengguna, agar tidak bisa di-hack atau diretas. Fitur-fitur tersebut bisa diaktifkan untuk membantu pengguna mencegah agar hacker tidak bisa meretas akun Telegram. Dirangkum KompasTekno dari Telegram Adviser, ada beberapa cara untuk mencegah akun Telegram dari peretasan.

1. Aktifkan verifikasi dua langkah

Sebagaimana WhatsApp, untuk masuk ke akun Telegram, pengguna harus memasukkan nomor ponsel utnuk menerima kode konfirmasi. Namun, jika ada seseorang yang berhasil mendapatkan kode tersebut, akun Telegram akan mudah diakses. Itu sebabnya diperlukan verifikasi dua langkah dengan melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Klik tombol menu di ujung kiri atas.
  2. Buka “setting” > “‘privacy and security”.
  3. Pilih “two-step verification”.
  4. Buat password yang sangat kuat, rumit, dan sulit diterka.
  5. Masukan alamat e-mail, sebaiknya gunakan e-mail yang juga telah dilindungi fitur verifikasi dua langkah.
  6. Buka e-mail, lalu cek kotak masuk (Inbox) dari Telegram berisi “confirmation link”, lalu masukkan kode verifikasi berisi enam digit angka.

2. Cek “Active Session”

Opsi ini bisa membantu untuk mengecek siapa yang mengakses akun Telegram, selain pemilik akun. Untuk mengaktifkannya, bisa mengikuti langkah berikut:

  1. Buka menu “setting” > privacy and security”.
  2. Pilih opsi “active sessions”.
  3. Di laman tersebut, pengguna bisa melihat versi aplikasi Telegram, model perangkat, versi OS yang digunakan, IP address, dan juga lokasi di mana saja akun tersebut sedang diakses.
  4. Jika ada perangkat yang mencurigakan, segera putus akses dengan perangkat tersebut, dengan mengklik daftar perangkat lalu pilih hapus.

3. Mengaktifkan Passcode Lock

Opsi ini bisa digunakan untuk melapisi keamanan aplikasi Telegram. Apabila pengguna mengaktifkan Passcode Lock, pengguna akan diminta memasukkan kode berisi empat digit angka untuk membuka aplikasi. Kode tersebut harus diingat, sebab jika pemilik akun lupa passcode yang telah dipasang, satu-satunya cara adalah menghapus dan meng-install ulang aplikasi Telegram. Jika dihapus, semua chat rahasia juga akan ikut hilang. Untuk mengaktifkan Passcode Lock, gunakan cara berikut:

  1. Buka menu “setting” > “privacy and security”.
  2. Pilih “passcode lock”.
  3. Masukkan empat digit angka untuk mengatur passcode, dan ulangi lagi untuk konfirmasi.
  4. Jika telah diaktifkan, pengguna harus memasukkan passcode agar bisa membuka Telegram.

4. Abaikan pesan palsu

Tidak menutup kemungkinan, hacker melakukan phishing, yakni penipuan dengan cara mengirimkan pesan berisi tautan palsu. Biasanya, pesan berbunyi bahwa akun telah diblokir dan pengguna diminta mengklik tautan palsu tersebut untuk bisa mengaksesnya lagi, dan tentu saja hal tersebut hanya jebakan. Tidak jarang, tautan mengarah ke sebuah situs “bodong” yang dibuat semirip mungkin dengan situs Telegram, untuk meyakinkan pengguna. Perlu diingat bahwa Telegram tidak pernah meminta konfirmasi identitas pengguna.

5. Gunakan password yang kuat

Sebisa mungkin gunakan password yang rumit dengan kombinasi angka, simbol, dan huruf agar tidak mudah diterka peretas. Bisa juga menggunakan situs pembuat password untuk memilih password yang kuat.

6. Hati-hati pishing

Seperti yang telah dijelaskan sebelumya, hacker bisa saja menjebak dengan cara phishing dengan mengaku sebagai pihak Telegram. Telegram tidak pernah meminta data-data pribadi

7. Hindari menggunakan perangkat jailbreak

Menggunakan perangkat jailbreak atau hp yang sudah di root memiliki peluang lebih rentan disusupi peretas, untuk mengambil alih perangkat, termasuk mengakses aplikasi perpesanan dan informasi sensitif lainnya. Peretas yang memiliki akses root akan mudah melewati segala macam fitur keamanan yang sudah dipasang.

8. Sembunyikan Nomor Telepon

Kita tidak perlu khawatir nomor telepon kita akan tersebar karena sekarang ada fitur untuk menyembunyikannya di Telegram. Dengan cara ini, kita dapat menyembunyikan nomor telepon kita dari orang asing.

Untuk melakukannya, kita tinggal buka opsi Setting di aplikasi Telegram, pilih Privacy and Security, lalu Phone Number. Setelahnya, kita bisa langsung memilih opsi ‘Tidak Ada’ dalam bagian ‘yang dapat melihat nomor telepon saya’.

Hanya perlu diingat, pengguna Telegram lain masih dapat melihat nomor telepon kita jika kita menyimpan nomor mereka dan melakukan sinkronisasi kontak dengan Telegram.

9. Matikan People Nearby

Fitur People Nearby memang memudahkan pengguna untuk berkenalan dengan teman baru yang ada sekitarnnya, tapi bertukar nomor telepon. Untuk itu, bagi kita yang pernah mengaktifkannya, selalu ingat untuk mematikannya kembali.

10. Pakai Fitur Self-Destruct Chat

Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghapus pesan yang dikirimkan secara otomatis, baik di perangkat pengirim maupun penerima.

Kita cukup mengklik ikon jam, lalu pilih batas waktu yang kamu inginkan untuk mengaktifkan fitur ini. Setelah waktunya habis, pesan tersebut akan langsung terhapus otomatis.

Perlu diketahui, Telegram juga akan memberi tahu pengguna apabila penerima melakukan screenshot pada pesan dengan fitur self-destruct .

11. Batasi Undangan Masuk Grup

Telegram juga memiliki fitur agar kita tidak seenaknya diajak masuk bergabung dalam sebuah grup. Cukup masuk ke opsi Setting, Privacy and Security, dan pilih Group.

Dari situ, kita bisa mengatur siapa saja yang bisa mengundangmu masuk dalam grup. Jadi, kita bisa terhindar dari undangan masuk grup yang tidak kita kenal.

12.Aktifkan Protected Content di Grup dan Channel

Fitur baru ini membantu para kreator untuk melindungi konten yang mereka publikasikan di Telegram dan memastikan konten tersebut memang tersedia untuk audiens yang dituju.

Oleh sebab itu, fitur ini memungkinkan pemilik grup atau channel menyimpan konten mereka hanya untuk anggota, membatasi pesan yang bisa diteruskan (forward), termasuk mencegah screenshot dan membatasi kemampuan menyimpan media yang dibagikan.

Itulah beberapa tips yang harus dicoba demi kemanan akun anda. Selamat mencoba

Bagikan ke

Tips mengamankan akun telegram

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Tips mengamankan akun telegram

Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Customer Service
● online
Sales Support
● online
Customer Service
● online
Halo, perkenalkan saya Customer Service
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: